Virtual Office

20 Jun 2010

Very few companies employ large numbers of home-based full-time staff. The call center industry is one notable exception to this; several U.S.-based call centers employ thousands of home-based workers. For most employees, the option to work from home is granted as an employee benefit; most do so only part of the time. ~ Wikipedia

Ya memang masih sangat jarang di Indonesia kita bisa melihat bagaimana sebuah perusahaan menerapkan Home Based Office. Kita akan sulit membayangkan bagaimana sebuah perusahaan dapat mengontrol pekerjaan pegawai mereka dan sebaliknya.

Tetapi berkat sesuatu yang bernama internet hal tersebut bisa diwujudkan. Yang saya tahu home based office atau virtual office sangat dikenal dikalangan IT Freelancer, karena pekerjaan mereka tidak membutuhkan untuk dipantau setiap saat. Lalu bagaimana dengan pegawai pada umumnya untuk bekerja secara remote? Saya ingin berbagi pengalaman saya.

Halaman Muka Skype

Halaman Muka Skype

Untuk kontrol pekerjaan dan internal meeting bisa menggunakan e-mail dan skype. Ternyata dengan bandwith yang tidak terlalu kuatpun kita bisa melakukan call conference dengan suara yang cukup jernih. Jika dibandingkan dengan alat-alat yang lain skype mempunyai kelebihan dalam kejernihan suara. Saya terbiasa untuk internal meeting dengan beberapa negara sekaligus dan suara bukanlah menjadi hambatan sampai saat ini. Yang perlu dibiasakan oleh orang Indonesia adalah pertemuan tanpa tatap muka. Pertemuan dilakukan secara normal hanya tanpa tatap muka. Menelpon ke HP ataupun kantor klien bisa melalui skype asalkan mempunyai credit. Perusahaan biasanya memberikan sejumlah credit untuk keperluan perusahaan, dengan begini perusahaan lebih bisa untuk mengontrol biaya komunikasi karyawan.

Bagian Depan Citrix

Bagian Dalam Citrix

Bagian Dalam Citrix

Untuk pekerjaan, perusahaan saya menggunakan sebuah program yang bernama Citrix. Dengan Citrix ini kita mampu untuk melakukan reporting untuk klien sekaligus perusahaan. Perusahaan dan juga klien mampu mengontrol pekerjaan kita.

Dengan demikian ruangan kantor tidak diperlukan. Jarak dan waktu menjadi lebih sempit dengan sebuah media yang bernama internet. Jika suatu saat internet sudah menjadi bagian dari setiap kehidupan masyarakat, mungkin bumi akan menjadi lebih bersih karena tidak akan ada banyak orang yang akan bepergian dari rumah ke kantor. Bisa dibayangkan tidak?

Internet dan hidup saya sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Jika tidak ada internet saya tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari seperti pekerja pada umumnya. Untuk orang banyak mungkin internet masih menjadi sebuah hobby atau kesenangan tetapi paling tidak untuk saya internet sudah memberikan kehidupan.


TAGS Internet SOLO Sharing Online lan Offline Virtual Office Home Based Office


-

Author

Follow Me